KARANGANYAR – Dalam upaya mendukung program Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menegaskan kontribusinya dalam pengabdian masyarakat berbasis teknologi. Dosen sekaligus Ketua Program Studi (Kaprodi) Doktor Informatika FKI UMS, Prof. Dr. Budi Murtiyasa, M.Kom., hadir sebagai pemateri utama dalam workshop sosialisasi pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) bagi jajaran kepala sekolah dan pendidik di Hotel Alana Colomadu, Karanganyar, Senin (7/9/2026). Indospektrum
Kegiatan bertajuk “Implementasi Digitalisasi Pembelajaran untuk Meningkatkan Kualitas Proses Belajar Mengajar” ini dirancang untuk membekali para pimpinan sekolah swasta serta pemangku kepentingan pendidikan agar mampu beradaptasi dengan pesatnya transformasi teknologi di ruang kelas.
Poin Kunci Paparan AI oleh Kaprodi S3 Informatika UMS
Dalam sesi presentasi bertema “Peran Kecerdasan Buatan (AI) dalam Pembelajaran di Satuan Pendidikan”, Prof. Dr. Budi Murtiyasa, M.Kom. menggarisbawahi beberapa pilar utama: (UMS)
-
Peningkatan Efektivitas Pembelajaran: AI membuka peluang besar bagi satuan pendidikan untuk menciptakan metode mengajar yang lebih interaktif, adaptif, dan personal sesuai ritme belajar siswa. (RRI)
-
Etika dan Verifikasi Informasi: Penggunaan AI di lingkungan sekolah wajib dibarengi dengan literasi digital yang kuat. Pendidik dan siswa harus tetap melakukan verifikasi data guna menjaga integritas akademik serta keamanan informasi. (Menara62)
-
Penyusunan Pedoman Baku: Sekolah didorong menyusun panduan teknis pemanfaatan AI yang disesuaikan dengan jenjang dan karakteristik peserta didik agar penerapannya berlangsung efektif, aman, dan berkelanjutan. (RRI)
Komitmen Riset dan Pengabdian S3 Informatika FKI UMS
Keterlibatan aktif Prof. Budi Murtiyasa dalam forum ini menegaskan visi Program Studi Doktor Informatika FKI UMS untuk tidak hanya unggul dalam pengembangan teori dan riset tingkat lanjut, tetapi juga berdampak langsung pada penyelesaian tantangan masyarakat.
Sebagai kaprodi dan pakar komputasi, beliau menekankan bahwa civitas akademika Doktor Informatika UMS siap menjadi pilar pendampingan teknologi bagi dunia pendidikan nasional. Transformasi digital bukan sekadar mengadopsi perangkat lunak baru, melainkan membangun ekosistem pembelajaran yang bijak, terarah, dan beretika.